Women Lead
July 22, 2021

6 Karakter Perempuan Kuat dalam Anime ‘Naruto’

Ada beberapa karakter perempuan minor di serial Naruto yang digambarkan cukup baik.

by Tabayyun Pasinringi, Reporter
Lifestyle
Karakter Perempuan Naruto sebagai pemimpin Tsunade
Share:

Sulit untuk tidak menyebut manga dan serial anime Naruto (1999-2014) sebagai salah satu konten penghibur di masa kecil generasi milenial. Perjalanan Naruto mencapai cita-citanya sebagai Hokage, pemimpin desanya, Konohagakure, dan menjadi ninja terhebat sedunia mengalahkan sahabat sekaligus rivalnya Sasuke, kerap menjadi cerita yang terus dinanti kelanjutannya. Tidak heran jika Naruto sempat disebut sebagai salah satu dari Big Three atau serial manga shonen terbesar Jepang bersama One Piece dan Bleach

Meskipun begitu, di tengah segala kejayaannya, Naruto tidak lepas dari kritik, seperti pengarangnya Masashi Kishimoto yang dinilai tidak bisa menulis karakter perempuan oleh beberapa penggemar. Mengambil contoh Sakura Haruno, perempuan pemeran utama Naruto yang sebagian besar porsi cerita dan perkembangan karakternya berpusat pada rasa cintanya pada Sasuke dan kadang bersikap kasar secara fisik pada Naruto. Dia bahkan rela untuk memutuskan persahabatan dengan Ino Yamanaka hanya untuk laki-laki. Hal yang sama juga terjadi pada Hinata Hyuga yang mayoritas perkembangan karakternya berpusat pada afeksinya pada Naruto. 

Karakter-karakter perempuan yang sebenarnya sangat ‘berdaya’ tersebut sering kali direduksi menjadi tokoh love interest atau pasangan si tokoh heroik yang sangat stereotipikal. Penokohan yang kadang tampak dua dimensional tersebut sangat disayangkan untuk Naruto yang memiliki level kepopuleran global. 

Serial populer tersebut memang problematis dalam merepresentasikan perempuan dengan baik. Namun, jika menelisik lebih jauh tentang karakter perempuan yang ada dalam Naruto, melepaskan Sakura dan Hinata dari sekadar menyukai laki-laki, serial tersebut memiliki beberapa karakter perempuan kuat dan cukup beragam, walaupun hanya karakter sampingan atau bahkan masuk kategori jahat seperti berikut ini.

1. Karakter Perempuan Terkuat, Kaguya Otsutsuki

Kaguya bisa disebut sebagai salah satu karakter paling kuat dalam Naruto karena menjadi yang pertama memiliki cakra, dasar kekuatan untuk jutsu atau teknik magis yang digunakan membuat jurus ninja. Walau bukan manusia, Kaguya memiliki rasa belas kasih kepada manusia sekalipun dia tidak bisa menunjukkannya secara terang-terangan. Sayangnya, setelah memakan buah dari God Tree dan memiliki cakra, Kaguya memiliki God’s Complex atau menganggap dirinya Tuhan. 

Baca juga: Anime ‘Jujutsu Kaisen’ Tampilkan Karakter Perempuan Tangguh

Kaguya memiliki dua anak laki-laki, Hagoromo dan Hamura, yang nantinya menjadi nenek moyang ninja di semesta Naruto. Ia menyayangi anak-anaknya, tetapi karena rasa kasihnya pada manusia yang perlahan pudar, tidak suka atas tendensi manusia melakukan kekerasan, dan tidak ingin memiliki orang lain memiliki cakra, Kaguya mengkhianati kedua anaknya itu. Butuh waktu dan kerja keras yang cukup kuat bagi keduanya untuk ‘menyegel’ ibunya itu.

Kaguya bisa dibilang sebagai karakter perempuan paling kuat untuk kategori pertarungan fisik. Bukan hanya karena menjadi ‘bos besar’ terakhir yang harus dihadapi Naruto dan Sasuke, tetapi juga karena telah memiliki kekuatan magis sebelum menyantap buah God Tree, seperti membuat orang tertidur, hipnotis, menghapus menghapus ingatan, hingga gelombang ajaib yang keluar dari mata yang bisa melukai seseorang. 

2. Karakter Perempuan Antagonis Naruto, Konan

Konan satu-satunya perempuan dan petinggi organisasi teroris dunia ninja, Akatsuki. Sebelum dilabeli sebagai penjahat berbahaya, Konan bersama dua sahabatnya (juga pendiri Akatsuki) Nagato dan Yahiko adalah anak yatim piatu akibat perang. Konan bersama dua sahabatnya itu lalu menjadi murid dari Jiraiya, salah satu ninja terkenal yang juga guru dari Naruto. 

Sejak dulu, Konan memiliki keahlian dalam melipat kertas origami. Bakatnya itu ia kembangkan menjadi teknik bertarung khasnya dan menyerang lawan menggunakan kertas. Ia juga mampu membuat seluruh tubuhnya menjadi kertas, bahkan menciptakan sayap agar ia  bisa terbang. Jurus tersebut dikenal dengan Dance of Shikigami

Karakter perempuan dalam anime Naruto ini memiliki sifat pendiam, cermat akan segala peristiwa yang terjadi di sekelilingnya, dan memiliki rasa empati yang tinggi. Ia memang diperkenalkan sebagai karakter ‘antagonis’, tetapi seiring berjalannya serial Naruto yang menunjukkan Akatsuki bukan musuh sebenarnya, Konan banting setir dan melindungi Naruto akibat mandat dari Nagato untuk menciptakan perdamaian. 

3. Karakter Perempuan Pemimpin, Tsunade

Tsunade merupakan karakter anime perempuan keren pertama pertama yang muncul dalam serial Naruto. Ia bisa dibilang sebagai keturunan bangsawan desa karena kakeknya adalah pendiri dan Hokage pertama desa. Namun, akibat berbagai pengalaman hidup traumatis, ia mengambil jalan menjadi pemabuk dan tukang judi yang gemar berutang. 

Setelah kematian Hokage ketiga sekaligus mentornya saat masih muda, Hiruzen Sarutobi, ia ‘dipaksa’ menjadi Hokage karena dinilai sebagai salah satu ninja terkuat yang mampu melindungi Konohagakure dari bahaya. Pertimbangan menjadikan Tsunade sebagai pemimpin tidak hanya karena kedekatan politik keluarganya, tetapi juga karena cap Sannin atau salah satu ninja terhebat yang diembannya. Di kalangan dunia ninja internasional, Tsunade dikenal sebagai dikenal sebagai ninja medis paling hebat karena memiliki cakra yang ‘tidak terbatas’. 

Baca juga: Serial Anime ‘The Way of The Househusband’ Dobrak Banyak Hal

Oleh karena cakra yang banyak itu, ia memiliki jurus rahasia yang mampu membuatnya tampil awet muda atau semacam ‘susuk’ yang tersimpan di dahinya. Tsunade termasuk karakter perempuan yang menarik karena dalam memimpin, dia bisa terlihat kewalahan dan harus diawasi oleh asistennya, Shizune, sama seperti orang lain yang lelah harus mengurus ini atau itu. Sayangnya, Tsunade sering diobjektifikasi seksual dengan penggambaran dada yang besar. 

4. Kushina Sosok Ibu Si Pemeran Utama

Kushina adalah sosok ibu untuk si pemeran utama, Naruto. Namun, karakter perempuan dalam anime Naruto ini meninggal sebelum ‘waktunya’, penggemar tidak bisa ‘menyaksikan’ Kushina memainkan peran seorang ibu. Tidak banyak yang diketahui tentang Kushina, kecuali anak dari desa sebelah yang pindah dari rumahnya karena harus menjadi wadah untuk menyegel siluman. 

Dari perwatakannya, Kushina terkenal sebagai perempuan eksentrik, tomboi, dan bermimpi menjadi pemimpin untuk membuktikan ‘anak aneh’ dari kampung sebelah juga bisa sukses. 

Secara fisik dan kemampuan membuat jurus, Kushina disebut sangat andal dalam fuinjutsu atau teknik menyegel objek atau makhluk hidup dalam suatu benda. Sama seperti Tsunade karena berasal dari klan yang sama, Kushina juga memiliki cakra yang melimpah. Kushina sebenarnya memiliki banyak potensi untuk digali, sebagai seorang ibu, perempuan yang melawan perundung, hingga salah satu ninja perempuan hebat. Sayangnya, dalam beberapa sisi dia masih terjebak dalam cinderella complex atau perempuan yang sangat berdikari, tetapi masih luluh dalam hal ‘diselamatkan’ laki-laki. 

5. Karakter yang Memiliki Kebijaksaan, Chiyo

Nenek Chiyo memenuhi semua kotak penokohan untuk karakter usia di cerita genre fantasi, memiliki kebijaksanaan tanpa batas atau menyimpan kekuatan yang amat sangat besar. Meskipun kehadirannya sangat singkat dan menjadi ‘motor’ untuk perkenalan betapa berbahayanya Akatsuki, Nenek Chiyo menjadi satu karakter yang legendaris. 

Dari segi keahlian dalam mengendalikan boneka, dia bisa dibilang paling nomor satu karena mengajarkan ilmunya ke salah satu teroris berbahaya yang ternyata adalah cucunya. Kisah fantasi kekuatan baik melawan jahat memang tidak lengkap tanpa drama keluarga, seperti keluarga Skywalker dari waralaba Star Wars

Saingan Tsunade sebagai ninja medis ini memiliki banyak potensi untuk digali lebih dalam, tetapi karakternya harus ‘meninggal’ agar menjadi martir untuk mengalahkan organisasi jahat. 

6. Karakter Mentor Perempuan, Kurenai Yuhi

Kurenai adalah sosok guru ideal yang diharapkan semua orang saat masih anak-anak. Dari luar dia tampak seperti perempuan ‘anak kota’ yang keren, kerja efisien, dan menarik perhatian. Di saat bersamaan perwatakannya juga sangat mendukung, dia baik hati dan perhatian untuk anak didiknya, mulai dari Hinata yang sangat pemalu, Kiba yang urakan, bahkan Shino yang misterius. Dia menaruh perhatian pada muridnya sehingga mereka bisa bekerja sama sebagai tim. 

Baca juga: Rekomendasi Anime Bertema ‘Magical Girl’ dari Masa ke Masa

Sama seperti karakter perempuan yang lainnya, Kurenai memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Namun, karena label Naruto sebagai serial tentang perjalanan ‘laki-laki’, Kurenai yang menjadi satu-satunya mentor perempuan untuk teman-teman angkatan Naruto tampak seperti tokenisme. Begitu pula dengan meletakkan satu perempuan dalam tim tiga orang. Meskipun begitu, perlu digarisbawahi juga tren tokenisme perempuan perlahan-lahan menghilang dalam sekuel Naruto berjudul Boruto: Naruto Next Generations

Tabayyun Pasinringi adalah penggemar fanfiction dan bermimpi mengadopsi 16 kucing dan merajut baju hangat untuk mereka.